oleh UST. DR. ABDUR ROSYID JUHRO M, Fil. I.
KAJIAN RAMADHAN 2025
Bertempat di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Kedinding Surabaya
SELASA PAGI, 4 MARET 2025 (4 RAMADHAN 1446 H)
Urgensi Manaqib dalam
Literasi Islam
Hadratus Syekh KH Ahmad
Asrori Al Ishaqi (penulis kitab) menyebutkan berbagai referensi kitab klasik
untuk menunjukkan bahwa pembahasan mengenai Manaqib (riwayat hidup dan
keutamaan para kekasih Allah) memiliki ruang khusus dan sangat penting dalam
Islam. Beberapa kitab rujukan yang disebutkan antara lain:
- Syamail Muhammadiyah karya Imam At-Tirmidzi.
- Dalailun Nubuwwah karya Imam Al-Baihaqi.
- Khashaisil Kubro karya Imam As-Suyuthi.
- Al-Insan Al-Kamil karya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki.
Penyebaran nama-nama
besar ini menegaskan bahwa manaqib bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari
kajian ilmiah yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis.
Memahami Kuantitas
Hadis: Kasus Imam Bukhari
Terdapat kesalahpahaman
umum bahwa amalan yang tidak ada dalam Shahih Bukhari atau Shahih
Muslim dianggap tidak memiliki dalil. Ust. Abdur Rosyid memberikan
perspektif penting:
- Kapasitas Hafalan: Imam Bukhari menghafal 100.000 hadis
shahih dan 100.000 hadis tidak shahih (beserta sanadnya).
- Jumlah yang Ditulis: Di dalam kitab Shahih Bukhari,
beliau hanya mencantumkan sekitar 9.000-an hadis.
- Alasan Pembatasan: Beliau tidak menuliskan seluruh hafalan
shahihnya karena khawatir pembaca akan merasa bosan atau keberatan (khaufil
malal).
Poin Penting: Jika suatu amalan (seperti tahlilan atau muludan)
tidak ditemukan dalam kitab yang 9.000 hadis itu, bukan berarti tidak ada
dalilnya di antara 91.000 hadis shahih lainnya yang dihafal beliau namun tidak
dituliskan.
Dialog Spiritual:
Metodologi Imam Al-Ghazali
Dalam menyusun
mahakaryanya, Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali sering dituduh
mencantumkan hadis yang tidak memiliki asal-usul dalam kitab hadis standar (Lam
Ajid Lahu Aslan).
Namun, Imam Al-Ghazali
menjelaskan rahasia spiritual di baliknya: setiap kali beliau akan menuliskan
sebuah hadis, beliau melakukan salat dua rakaat dan bertawasul hingga bertemu
Rasulullah SAW secara yakzho (sadar/ruhani) untuk mengonfirmasi
kebenaran hadis tersebut secara langsung. Hal ini menunjukkan adanya jalur Impersonal
Teacher (guru ruhani) yang melampaui batas ruang dan waktu.
Landasan Qur'ani
tentang Kisah Para Nabi dan Wali
Allah SWT memerintahkan
Nabi Muhammad SAW untuk menceritakan kisah-kisah terdahulu agar menjadi
pelajaran bagi manusia.
- QS. Al-A'raf: 176: "Maka ceritakanlah
kisah-kisah itu agar mereka berpikir.".
- QS. Yusuf: 111: "Sesungguhnya pada
kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai
akal (hati).".
- QS. Hud: 120: "Dan semua kisah
Rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, agar dengan kisah itu Kami teguhkan
hatimu.".
Bahkan Rasulullah SAW
yang imannya begitu kuat masih diperintahkan Allah untuk mendengarkan kisah
nabi-nabi terdahulu untuk semakin menguatkan hati beliau. Maka, kita sebagai
umatnya tentu jauh lebih membutuhkan kisah-kisah para wali dan orang saleh agar
hati tetap istiqamah.
Hikmah dan Akhlak
dalam Beribadah
Kajian ini juga merangkum
beberapa mutiara hikmah dari hadis dan pendapat ulama:
|
Topik |
Hikmah / Penjelasan |
|
Zikir |
Mengingat nabi adalah
ibadah, mengingat orang saleh adalah penghapus dosa (kafarat), dan
mengingat mati adalah sedekah. |
|
Hati |
Mengingat kubur
mendekatkan ke surga, sedangkan mengingat neraka adalah bagian dari jihad
melawan hawa nafsu. |
|
Harta Orang Alim |
Modal utama seorang
alim adalah meninggalkan sifat takabur (sombong). |
|
Buah Surga |
Buah dari surga dapat
diraih dengan meninggalkan sifat hasad (iri dengki). |
Penutup: Kedekatan
Spiritual
Syekh Junaid al-Baghdadi
menyebutkan bahwa kisah-kisah orang saleh adalah salah satu
"tentara" Allah yang dikirim untuk menguatkan hati para murid
(orang yang menempuh jalan spiritual). Orang yang memiliki cahaya dalam hatinya
(shahibun nur) akan menyambut kisah-kisah ini dengan kegembiraan dan
kecintaan yang mendalam.
Sumber : Channel YT ALWAVA ,
Link Full Video Kajian
Pertanyaan, kerjasama, atau laporan konten hubungi kami:
Email : ngaji.anina99@gmail.com
Youtube : @anina99-dot-com
Tiktok : @anina99dotcom
Whatsapp : +62 895-6117-07936
Saluran WA : Ngaji Bareng Anina
@anina99dotcom (3). KAJIAN KITAB AL MUNTAKHOBAT (2025) : FII MAA HUWA AL MANAQIB oleh UST. DR. ABDUR ROSYID JUHRO M, Fil. I. KAJIAN RAMADHAN 2025 Bertempat di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Kedinding Surabaya SELASA PAGI, 4 MARET 2025 (4 RAMADHAN 1446 H) selengkapnya di anina99.com/s/3almuntakhobat25 RAHASIA ILMU & SPIRITUALITAS DALAM KITAB AL-MUNTAKHOBAT ๐✨ Pernahkah kalian bertanya, mengapa kita perlu membaca Manaqib (kisah orang-orang saleh)? Dalam kajian Kitab Al-Muntakhobat kali ini, Ust. Abdur Rosyid Juhro, M.Fil. I membedah tuntas urgensi spiritual di balik kisah-kisah mulia. 1. Mengapa Harus Manaqib? ๐ Membaca kisah Nabi adalah ibadah, dan mengenang orang saleh adalah pelebur dosa. Allah SWT sendiri berfirman dalam Al-Qur'an agar kita menceritakan kisah terdahulu sebagai penguat hati dan pelajaran bagi mereka yang berpikir. Bahkan, Rasulullah SAW tetap diberikan kisah nabi-nabi terdahulu oleh Allah untuk semakin mengukuhkan iman beliau. 2. Fakta Menarik: Hadis di Luar Shahih Bukhari ๐ง Banyak yang salah paham bahwa amalan tanpa dalil di Shahih Bukhari dianggap bid’ah. Padahal, Imam Bukhari menghafal 100.000 hadis shahih, namun hanya menulis sekitar 9.000 saja karena khawatir pembaca merasa berat. Jadi, luasnya ilmu tidak terbatas hanya pada apa yang tertulis di satu kitab saja! 3. Guru Spiritual yang Melampaui Zaman ๐️ Ust. Abdur Rosyid menjelaskan konsep Impersonal Teacher. Seperti Imam Al-Ghazali yang mengonfirmasi hadis dalam kitab Ihya Ulumuddin langsung kepada Rasulullah melalui jalur ruhani. Ini adalah bukti bahwa hubungan batin antara murid dan guru sejati tidak terputus oleh maut. 4. Pesan Akhlak: Air Mencari Tempat yang Rendah ๐ Ilmu itu seperti air; ia tidak akan menetap di tempat yang tinggi (sombong/takabur), melainkan mengalir ke tempat yang rendah (tawadhu). Modal utama seorang pencari ilmu adalah meninggalkan sifat takabur dan hasad demi meraih buah surga. Kisah para kekasih Allah adalah "tentara" yang dikirimkan untuk menguatkan hati kita dalam beribadah. Mari istiqomah dalam majelis ilmu dan zikir! #AlKhidmah #AlMuntakhobat #KajianKitab #Manaqib #UstadzAbdurRosyid sumber: YT @alwavamedia ♬ suara asli - anina - Anina | Katalog Kitab Islami

No comments:
Post a Comment