Wednesday

KENIKMATAN BERIMAN

Mau'idhah Hasanah oleh AGUS MUHAMMAD NIDHOM ASRORI

MAJLIS DZIKIR MAULIDURRASUL SAW & KIRIM DO'A KEPADA AHLI KUBUR WARGA DUKUH JERAWAT - SURABAYA 2024

Bertempat di Sepanjang Jalan Dukuh Jerawat, Kel. Babat Jerawat, Kec. Pakal Surabaya

AHAD PAGI, 8 SEPTEMBER 2024 (4 RABI'UL AWAL 1446 H)



Majelis Dzikir sebagai Kafarat dan Penenang Hati

Meskipun cuaca Surabaya terasa panas, kehadiran jamaah dalam zikir bersama dan tawajuh kepada Allah diharapkan menjadi kafarat (penebus dosa) yang kelak diganti dengan kesejukan di hari kiamat. Berkumpulnya umat dalam majelis ini bukan didasari oleh kepentingan duniawi, melainkan semata-mata karena dorongan mahabbah (rasa cinta) dan rindu kepada para guru serta Rasulullah SAW.

 

Agus Nidhom menekankan bahwa tujuan utama majelis zikir yang dirintis oleh Hadratus Syekh Ahmad Asrori Al Ishaqi adalah untuk menenangkan hati. Hati yang tenang akan lebih mudah menerima Nur (cahaya) dari Allah yang berfungsi meluruhkan kotoran-kotoran batin.

Rahasia Merasakan Manisnya Iman (Halawatul Iman)

Banyak orang beriman yang masih merasa berat atau malas dalam menjalankan ibadah. Hal ini terjadi karena mereka belum merasakan "manisnya iman". Mengutip hadis Rasulullah SAW, beliau menjelaskan tiga kunci untuk merasakan kelezatan iman:

1. Memprioritaskan Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya

Seseorang harus menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai prioritas cinta yang paling utama di atas segalanya. Beliau menceritakan kisah Sayidah Rabiah Al-Adawiyah yang ditanya apakah ia membenci setan. Rabiah menjawab bahwa hatinya sudah begitu penuh dengan rasa cinta kepada Allah sehingga tidak tersisa sedikit pun ruang untuk membenci siapapun, bahkan setan sekalipun. Kebencian yang sering muncul di hati kita bisa jadi merupakan tanda kurangnya mahabbah kita kepada Sang Pencipta.

 

 

2. Mencintai Sesama karena Allah

Cinta kepada pasangan, anak, pekerjaan, maupun hobi diperbolehkan, asalkan dilandasi karena Allah SWT. Agus Nidhom memuji peran komunitas seperti Ukhsafi Copler Community yang merangkul pemuda untuk bersaudara tanpa kepentingan duniawi, melainkan semata-mata karena ikatan ukhuwah dan silaturahmi yang didasari karena Allah.

 

3. Enggan Kembali pada Kemaksiatan

Syarat ketiga adalah rasa benci untuk kembali pada kekafiran atau kemaksiatan setelah Allah menyelamatkannya. Meskipun seseorang terkadang masih terjatuh dalam dosa, usaha untuk terus kembali ke majelis zikir adalah bukti bahwa ia sejatinya tidak menyukai kemaksiatan tersebut dan sedang berusaha membersihkan diri.

 


Penutup dan Doa

Ceramah diakhiri dengan harapan agar Allah SWT membuka hati seluruh jamaah, menumbuhkan rasa cinta kepada orang-orang saleh, serta memenuhi hati dengan mahabbah kepada Rasulullah SAW dan Allah SWT. Semoga melalui majelis ini, segala kesusahan diangkat, rezeki dilancarkan, dan segala hajat dikabulkan oleh Allah SWT.

Sumber : Channel YT ALWAVA , 

Link Full Video Mauidhoh  



Link Full Video Majlis Dzikir



Pertanyaan, kerjasama, atau laporan konten hubungi kami:

Email : ngaji.anina99@gmail.com

Youtube : @anina99-dot-com

Tiktok : @anina99dotcom

Whatsapp : +62 895-6117-07936

Saluran WA : Ngaji Bareng Anina

@anina99dotcom KENIKMATAN BERIMAN Mau'idhah Hasanah oleh AGUS MUHAMMAD NIDHOM ASRORI MAJLIS DZIKIR MAULIDURRASUL SAW & KIRIM DO'A KEPADA AHLI KUBUR WARGA DUKUH JERAWAT - SURABAYA 2024 Bertempat di Sepanjang Jalan Dukuh Jerawat, Kel. Babat Jerawat, Kec. Pakal Surabaya AHAD PAGI, 8 SEPTEMBER 2024 (4 RABI'UL AWAL 1446 H) selengkapnya di anina99.com/s/dukuhjerawatsurabaya24 Sudahkah Kita Merasakan Manisnya Iman? ✨ Agus Muhammad Nidhom Asrori menjelaskan bahwa banyak orang beriman yang masih merasa berat dalam beribadah karena belum merasakan "Halawatal Iman" atau kelezatan iman. Beliau membagikan 3 resep dari Rasulullah SAW agar kita bisa menikmati manisnya iman: • Prioritaskan Cinta kepada Allah & Rasulullah SAW: Jadikan cinta kepada-Nya di atas segalanya. Beliau mengutip kisah Sayidah Rabiah Al-Adawiyah yang hatinya begitu penuh dengan cinta kepada Allah sehingga tidak tersisa ruang untuk membenci siapapun. Kebencian pada sesama sering kali muncul karena kurangnya mahabbah kita kepada Allah. • Mencintai Sesuatu Hanya Karena Allah: Segala rasa cinta kepada pasangan, anak, atau pekerjaan harus dilandasi karena Allah. Contohnya, mencintai anak sebagai amanah yang harus dididik sesuai perintah-Nya. Seperti komunitas Ukhsafi Copler Community, berkumpul tanpa kepentingan duniawi, melainkan karena ukhuwah karena Allah. • Benci Kembali pada Kemaksiatan: Memiliki keengganan untuk kembali pada kesesatan setelah Allah menyelamatkannya. Usaha seseorang untuk tetap hadir di Majelis Dzikir meskipun masih sering berbuat salah adalah bukti bahwa hatinya sebenarnya membenci maksiat tersebut. Mengapa Harus Majelis Dzikir? Majelis yang dirintis oleh Hadratus Syekh Ahmad Asrori Al Ishaqi bertujuan menenangkan hati. Hati yang tenang akan mudah menerima "Nur" (cahaya) Allah yang mampu meluruhkan kotoran-kotoran batin kita. Kehadiran jamaah di majelis ini murni karena dorongan mahabbah dan rindu kepada para guru serta Rasulullah SAW. Semoga Allah memenuhi hati kita dengan mahabbah dan memberikan kelezatan dalam setiap ibadah kita. Amin. 🤲 #AlKhidmah #ukhsaficoplercommunity #gusnidhom #ManisnyaIman #kajianislam sumber: YT @alwavamedia ♬ suara asli - anina

No comments:

Post a Comment

PENGUMUMAN : Pertanggal 30 Desember 2025 blog ini dipindah ke  https://anina99.com/ngaji/