Mau'idhah Hasanah oleh KH MUHAMMAD HUSNI MUBAROK
MAJLIS DZIKIR WA MAULIDURRASUL SAW SERTA MEMPERINGATI HAUL KH. AFIFI & KH. ALI AFIFI 2024
Bertempat di Pondok Pesantren Ushulus Salam, Bendo Atas Kec. Pagak Kab. Malang
SELASA PAGI, 10 SEPTEMBER 2024 (6 RABI'UL AWAL 1446 H)
Kemuliaan Majelis
Ulama dan Zikir
Menghadiri majelis zikir
bukan sekadar berkumpul, melainkan sebuah bentuk perjumpaan spiritual dengan
warisan para Nabi. Mengutip nasihat Sayyiduna Imam Sahl at-Tustari, beliau
menyampaikan:
"Barang siapa yang
ingin melihat majelis para Nabi, maka hendaklah dia melihat majelis para
ulama."
Beliau menegaskan bahwa
Majelis Al-Khidmah, yang dibimbing oleh Hadratush Syekh Ahmad Asrori Al-Ishaqi,
memiliki ketersambungan (sanad) hingga ke Rasulullah SAW dan Sultanul
Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Kehadiran jamaah di majelis ini pun
dinaungi oleh malaikat yang ikut mengaminkan doa-doa dan bersalawat, sehingga
jamaah pulang dalam keadaan dosa yang diampuni.
Kisah Ibrah: Ketulusan
Seorang Majusi di Samarkand
KH Husni Mubarak menceritakan
sebuah kisah dari kitab At-Tawabun karya Ibnu Qudamah tentang seorang
janda yang merupakan keturunan Rasulullah (Zuriah Nabi) di kota
Samarkand.
- Penolakan Sang Ulama: Ketika janda miskin ini meminta bantuan
kepada seorang ulama setempat, ia ditolak karena tidak dapat menunjukkan
bukti fisik garis keturunannya.
- Kemuliaan Sang Majusi: Justru seorang penganut Majusi (penyembah
api) yang dengan tulus menerima, menjamu, dan memuliakan keluarga tersebut
di rumahnya.
- Hidayah Melalui Mimpi: Sang ulama kemudian bermimpi melihat hari
kiamat dan ditegur oleh Rasulullah karena telah menolak keturunannya. Sementara
itu, sang Majusi mendapatkan hidayah masuk Islam setelah bermimpi bertemu
Rasulullah yang memuliakannya karena telah membantu keturunan beliau.
Dari kisah ini, terdapat
dua kunci utama turunnya hidayah Allah: Memuliakan keturunan Nabi Muhammad
SAW dan memiliki sifat rahmat (kasih sayang) kepada sesama makhluk
Allah.
Meneladani Akhlak
Rasulullah di Era Modern
Di tengah kondisi umat
saat ini yang sering terjebak dalam perpecahan dan perselisihan, Kiai Husni
mengingatkan bahwa tugas utama umat Islam adalah saling mencintai. Apapun latar
belakang organisasi atau partainya, selama mereka umat Nabi Muhammad, maka
wajib bagi kita untuk mencintai mereka.
Rasulullah SAW adalah
sosok yang sangat berempati (harisun 'alaikum), ikut merasa menderita
atas penderitaan umatnya. Beliau juga mencontohkan bahwa kasih sayang tidak
terbatas pada manusia, melainkan juga kepada hewan, sebagaimana kisah seseorang
yang diampuni dosanya karena memberi minum seekor anjing yang kehausan.
Penutup dan Harapan
Melalui momentum bulan
Maulid ini, jamaah diajak untuk memperbaiki akhlak dan meneladani sifat pemaaf,
sabar, dan syukur. Sebagaimana ajaran KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqi, agama bukan
hanya soal dalil, melainkan tentang praktik Akhlakul Karimah dan rasa welas
(belas kasih) kepada setiap hamba Allah.
Semoga melalui majelis
ini, segala hajat jamaah diijabah, dosa-dosa diampuni, dan kelak dikumpulkan
bersama rombongan Nabi Muhammad SAW di akhirat.
Sumber : Channel YT ALWAVA ,
Link Full Video Mauidhoh
Pertanyaan, kerjasama, atau laporan konten hubungi kami:
Email : ngaji.anina99@gmail.com
Youtube : @anina99-dot-com
Tiktok : @anina99dotcom
Whatsapp : +62 895-6117-07936
Saluran WA : Ngaji Bareng Anina
@anina99dotcom SEBAB SIFAT RAHMAT KEPADA SIAPAPUN, MENJADI SEBAB RAHMATNYA ALLAH KEPADANYA Mau'idhah Hasanah oleh KH MUHAMMAD HUSNI MUBAROK @M Husni Mubarak Official MAJLIS DZIKIR WA MAULIDURRASUL SAW SERTA MEMPERINGATI HAUL KH. AFIFI & KH. ALI AFIFI 2024 Bertempat di Pondok Pesantren Ushulus Salam, Bendo Atas Kec. Pagak Kab. Malang SELASA PAGI, 10 SEPTEMBER 2024 (6 RABI'UL AWAL 1446 H) selengkapnya di anina99.com/s/haulkhafifimalang24 MAJELIS DZIKIR & HAUL KH. AFIFI & KH. ALI AFIFI - MALANG 2024 Simak inti sari Mauidhatul Hasanah oleh KH. M. Husni Mubarok. 1. Hakikat Majelis Ilmu & Zikir • Majelis yang dibimbing oleh ulama pada hakikatnya adalah majelis para Nabi dan majelis Nabi Muhammad SAW. • Malaikat-malaikat Allah berkeliling mencari majelis zikir, ikut duduk bersama jamaah, serta mengaminkan doa-doa mereka. • Orang yang hadir dalam majelis ini akan pulang ke rumah dengan keadaan dosa-dosa yang telah diampuni oleh Allah SWT. 2. Rahasia Hidayah: Kisah Majusi & Zuriah Nabi • Dikisahkan tentang seorang janda keturunan Nabi (Zuriah) yang mencari bantuan di kota Samarkand. • Ia sempat ditolak oleh seorang ulama setempat karena tidak dapat memberikan bukti fisik garis keturunannya. • Sebaliknya, seorang Majusi (penyembah api) justru menerima dan memuliakan keluarga tersebut dengan sebaik-baiknya. • Berkah sifat belas kasih dan memuliakan cucu Nabi, sang Majusi mendapatkan hidayah Islam melalui mimpi bertemu Rasulullah SAW. 3. Akhlak & Kasih Sayang adalah Kunci • Kunci hidayah Allah terletak pada dua hal: memuliakan keturunan Nabi Muhammad SAW dan memiliki sifat rahmat (kasih sayang) kepada sesama hamba Allah. • Barang siapa yang merahmati makhluk di bumi, maka ia akan mendapatkan rahmat dari penduduk langit. • Ilmu yang luas tanpa rasa cinta di hati dikhawatirkan hanya akan menjadi beban (hujjah) yang menyiksa di hari kiamat. 4. Teladan Guru & Momentum Maulid • Meneladani Hadratus Syekh Ahmad Asrori Al-Ishaqi yang selalu mengajarkan Akhlakul Karimah dan rasa "welas" kepada siapa pun, melampaui sekadar perdebatan dalil. • Di tengah potensi perpecahan, kewajiban umat adalah tetap mencintai sesama umat Nabi Muhammad SAW tanpa memandang perbedaan kelompok atau organisasi. • Jadikan momentum Maulid Nabi untuk memperbaiki akhlak, menjadi pribadi pemaaf, penyabar, dan penuh rasa syukur. Semoga kita semua dikumpulkan bersama rombongan Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak. #AlKhidmah #KHHusniMubarok #MaulidNabi #Ushulussalam sumber: YT @alwavamedia ♬ suara asli - anina

No comments:
Post a Comment